Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Dua Sisi Tugas Jurnalis

REPUBLIKA.CO.ID,CIPAYUNG -- Bagaikan dua sisi mata uang yang bertolak belakang, rasanya mampu menggambarkan  sosok jurnalis. Dimana pada satu sisi ia dapat berarti dan sisi lain malah menghancurkan.
Seperti halnya karya jurnalistik yang dibuat oleh reporter Republika Online, Agung Sasongko yang mampu menggugah aparat kepolisian yang awalnya tidak melaksanakan tugasnya sebagaimana mestinya menjadi lebih sigap.
Ada pula sisi jurnalis yang bahkan malah menghancurkan institusi. Kasus kritikan DPR terhadap anggaran pemerintah yang dipublish media. Dampaknya, pemerintah menjadi minus di kalangan masyarakat. Padahal kinerja DPR pun buruk juga. Mereka melakukan praktik suap menyuap.
Namun bukan seorang jurnalislah yang hebat sampai dapat melakukan itu semua, tetapi karyanyalah yang dapat melakuan semua hal hebat itu. Pada dasarnya seorang jurnalis itu harus netral. Mereka tidak memihak di satu sisi, mereka tidak membela dari sisi manapun. Mereka hanyalah menyampaikan apa …

Perlu Memahami Tugas Jurnalis

Perlu memahami tugas seorang jurnalis (wartawan) oleh semua pihak, bukan saja si jurnalis (wartawan) akan tetapi semua pihak tanpa terkecuali. Wah, luar biasa. Benar luar biasa karena ternyata tugas-tugas jurnalis itu sangat, sangat dan sangat luar biasa. Bila semua pihak mengetahui tugas-tugas jurnalis (wartawan) yang luar biasa itu maka kebiasaan yang terjadi pada diri jurnalis (wartawan) yakni tindak kekerasan terhadap jurnalis dapat diminimalisir dan bahkan dihilangkan. Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memang sudah melindungi. Artinya, payung hukum bagi jurnalis (wartawan) sudah ada. Namun, UU akan bermakna bila pihak-pihak mengetahui, memahami dan melaksanakan dari amanat UU yang ada. Selama tidak mengetahui, apa lagi memahami maka akan sulit melaksanakan amanat UU yang sudah ada itu.

Sederetan peristiwa tindak kekerasan kepada jurnalis (wartawan) ketika melaksanakan tugasnya terus terjadi di Republik ini dan setiap kali terjadi tin…

Penyekap Jurnalis SindoTV Dilaporkan ke Polisi

BANDA ACEH | ACEHKITA.COM — Ivo Lestari, jurnalis SindoTV yang disekap saat meliput dugaan illegal logging di Desa Tempeun, Aceh Timur, melaporkan tindak kekerasan yang menimpanya ke Kepolisian Daerah Aceh, Sabtu (15/12/2012).
Ivo tiba di Mapolda Aceh ditemani kuasa hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh dan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Antikekerasan. Di Mapolda, ia diterima oleh petugas piket Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu.
Kepada petugas, Ivo menyebutkan bahwa dirinya mengadukan pemilik panglong kayu yang diduga telah menghalang-halangi kerja-kerja jurnalistik.
Dalam surat pelaporan bernomor BL/239/XII/20012/SPKT itu, Ivo menjelaskan dirinya mengalami tindak kekerasan saat meliput dugaan kasus pembalakan liar. Saat itu, kamera dan kartu persnya dirampas sejumlah orang berbadan tegap. Ia diseret ke sebuah ruangan dan diinterogasi.
“Kamera saya dirampas dan diancam bunuh, itu kekerasan terhadap saya,” kata Ivo.
Ia menga…

11 Fotografer Jurnalis Gelar Karya Foto

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRuIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Sebanyak 11 fotografer jurnalis yang sehari-hari merekam berbagai kejadian dan peristiwa di Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar Pameran Foto Jurnalistik dengan mengambil tema, Jejak Berita Dalam Rekaman Lensa.

"Jika biasanya karya mereka hanya dilihat sebagai bagian dari berita, kini sebagian dari foto-foto tersebut bisa dinikmati melalui pameran," kata Ketua Panitia Pameran, Sonny Dinar, Kamis Sabtu (15/12/2012).

Terkadang dalam meliput sebuah peristiwa banyak frame yang berhasil dibekukan oleh para jurnalis foto tersebut. Tetapi oleh keterbatasan ruang dalam media, hanya sebagian kecil saja yang terpakai. "Malah biasanya cuma satu dari ratusan foto yang dihasilkan pada satu saat," ujar Rizky Ardiansyah, Fotografer Tribun Manado.

Demikian pula ketika merekam kejadian-kejadian tersebut, para fotografer jurnalis tersebut tak jarang terlibat secara emosional. "Kami harus mampu me…

LOGO EKSKUL JURNALIS (THREEPHYRAL SMAN 3 KUNINGAN)

Gambar

EKSKUL JURNALIS (THREEPHYRAL) SMAN 3 KUNINGAN

Gambar

PEMBINA THREEPHYRAL (EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN)

Gambar
Drs. H. Rukadi, M. Pd.

MEMBER EKSKUL JURNALIS (THREEPHYRAL) SMAN 3 KUNINGAN

Gambar

THREEPHYRAL (EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN)

Gambar

JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN

Gambar

HOROSCOPE (JURNALIS SMANTIKA)

Gambar

LENGKONG GARAWANGI KUNINGAN

Gambar

EYANG HASAN MAOLANI (LENGKONG KUNINGAN)

Gambar

MASTER OF SYSTEM (IDIK M S)

Gambar

MEMBER EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN (THREEPHYRAL)

Gambar

FOTO-FOTO JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN

Gambar

MARDIKA (MAJALAH SMAN 3 KUNINGAN)

Gambar

FOTO-FOTO EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN (THREEPHYRAL)

Gambar

AD/ART EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN

ANGGARAN DASAR (AD)
BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 Nama Organisasi Organisasi ini bernama Three Photography and Journalists Forum, disingkat menjadi “THREEPHYRAL” Pasal 2 Waktu dan Tempat Pendirian (1) Organisasi ini untuk waktu yang lamanya tidak ditentukan dan di mulai sejak tanggal 28 Juli 2012 (2) Organisasi ini berkedudukan di kampus SMAN 3 Kuningan
BAB II AZAZ, SIFAT DAN CIRI ORGANISASI Pasal 3 (1) Organisasi ini berazaskan Pancasila (2) Organisasi ini bersifat Independen (3) Organisasi ini bercirikan Kesiswaan, Kepemudaan, Kekeluargaan, Kecendikiawanan, Profesionalisme dan Kebudayaan