TUGAS WARTAWAN

Waktu kecil SD lagi cita-cita saya adalah menjadi wartawan. Kenapa? Wartawan, penulis, baik penulis berita maupun non fiksi. Ada istilah "Mata pena lebih tajam dari mata Pedang". Wartawan itu artinya pembawa berita atau pewarta. 

Dengan tulisan seseorang bisa membuah perubahan besar, bahkan kita ke tingkat negara bahkan dunia. Jadi profesi ini tidak bisa dianggap sepele.  


Tugas dan tanggung jawab profesi ini amat penting.
Cuma Wartawan ini terbagi kepada 2 golongan:


  1. Pembawa kebenaran tapi ada juga yang
  2. "Berbohong" tentang kebenaran. Tahu sendiri demi sesuap nasi kadang bisa memutarbalikkan fakta. Minimal yang ada bayaran saja yang di muat/naik cetak.
Tapi kalau di sebut sebagai pekerjaan "pelarian" saya rasa perlu dibuat pengkajian dan penelitian tentang kebenarannya. Di golongan manakan anda berada? Jawab sendiri masing-masing. Biar nggak ada yang tersinggung.

Sekarang ini banyak wartawan, atau reporter. Sejak tren dan menjamurnya gadget dan handphone smartphone semua orang seolah-olah ingin menjadi wartawan. 


Terutama sekali yang sangat mengganggu, ketika momen pernikahan mau diabadikan kamerawan, terlalu banyak yang menghalang objek penggambaran. Pasangan Pengantin dan prosesi pernikahannya yang sakral. Ini cukup mengganggu. Kalau mau pun ikut berfoto-foto, mbok ya liat-liat dan basa-basa basi sama kameramen. Lebih-lebih moment yang sangat penting yaitu pas prosesi akad nikah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AD/ART EKSKUL JURNALIS SMAN 3 KUNINGAN